Misi Koeman Kurangi Ketergantungan Barcelona terhadap Messi

Misi Koeman Kurangi Ketergantungan Barcelona terhadap Messi

Kapten Barcelona, Lionel Messi, tersenyum saat pertandingan melawan Gimnastic pada laga uji coba di Johan Cruyff Stadium, Minggu (13/9/2020). Barcelona menang dengan skor 3-1.
Kapten Barcelona, Lionel Messi, tersenyum saat pertandingan melawan Gimnastic pada laga uji coba di Johan Cruyff Stadium, Minggu (13/9/2020). Barcelona menang dengan skor 3-1.

Bedahbola.info, Jakarta – Ronald Koeman memikul beban besar di Barcelona karena dituntut melakukan revolusi di Camp Nou. Satu satu misi yang diusung Koeman ditengarai adalah memastikan Barcelona perlahan mengurangi ketergantungan terhadap Lionel Messi.

Sosok Lionel Messi sudah lebih dari satu dekade menjadi nyawa di Barcelona. Namun, usia Messi tidak lagi muda, sehingga Barca harus bersiap suatu saat harus melanjutkan hidup tanpa sang ikon.

Ronald Koeman datang membawa misi besar. Dia sudah menunjukkannya pada laga perdana Barca di Liga Spanyol. Sekarang, Barca terlihat tidak lagi bergantung pada Lionel Messi untuk mencetak gol.

Laga yang dimaksud adalah kemenangan 4-0 atas Villarreal, Senin (28/9/2020) dini hari WIB. Barca tampil tangguh dengan empat gol di babak pertama, yang datang melalui kontribusi Ansu Fati (2), Messi, dan gol bunuh diri Pau Torres.

Meski baru satu laga, Barcelona menunjukkan tanda-tanda perubahan di bawah Koeman. Pertama dan yang utama, mereka kini bermain dalam formasi 4-2-3-1, yang mengubah peran beberapa pemain.

Perubahan yang paling kentara terjadi pada Messi, yang diturunkan di sektor sayap kanan pada laga tersebut. Lalu apakah ini tanda Barca ingin mengurangi ketergantungan pada Lionel Messi?

Messidependencia

Bintang Barcelona, Lionel Messi (tengah), berselebtasi bersama rekan-rekannya pada laga Liga Spanyol di Camp Nou, Senin (28/9/2020) dini hari WIB.
Bintang Barcelona, Lionel Messi (tengah), berselebtasi bersama rekan-rekannya pada laga Liga Spanyol di Camp Nou, Senin (28/9/2020) dini hari WIB.

Bertahun-tahun Barca bergantung pada Messi. Tidak salah, tapi sudah waktunya berubah. Kini, akhirnya ada pelatih yang cukup berani untuk membuat perubahan itu.

Formasi 4-2-3-1 adalah pernyataan tegas dari Koeman. Dia mengembalikan Antoine Griezmann di posisi naturalnya, yakni sebagai penyerang sentral. Lalu memainkan Philippe Coutinho sebagai gelandang nomor 10.

Messi mengisi sektor sayap kanan, dan Ansu Fati di kiri. Dengan formasi ini, lini serang Barca tetap sama tajamnya.

Messi sebenarnya diizinkan bermain bebas di lapangan, tidak tergantung pada posisi. Namun, dia tampak melakukan tugasnya dengan baik demi tim.

Messi terlihat menerima peran barunya ini dengan baik, meski sebenarnya bukan di situ posisi favoritnya untuk bermain dan menyerang. Dia memahami dan menerima instrusksi Koeman sepenuhnya.

Messi tidak banyak menyentuh bola, yang otomatis akan mengurangi ketergantungan tim padanya. Dia tidak lagi diharapkan membuat momen-momen ajaib untuk mencetak gol atau menciptakan peluang.

Memang Messi masih luar biasa untuk dua pekerjaan itu, tapi sekarang bukan itu peran utamanya. Alih-alih, ada Coutinho yang memikul peran playmaker tersebut, dan dia menjawabnya dengan satu assist.

Kurangi beban La Pulga

Perubahan peran Messi ini terlihat jelas pada kontribusinya. Dia sama sekali tidak berpartisipasi dalam proses dua gol Barca yang dicetak oleh Ansu Fati.

Messi masih penting, tapi sekarang dia tidak lagi memikul beban tim seluruhnya. Inilah yang seharusnya dilakukan Barca sejak dahulu, tapi baru Koeman yang berani.

Meski begitu, taktik dan formasi Barca masih bisa berubah-ubah, tergantung pada lawan. Villarreal adalah percobaan pertama, dan eksperiman Koeman terbilang sukses.

Sumber: Marca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!