Liga Spanyol: Lionel Messi Harus Jadi Michael Jordan-nya Barcelona

Liga Spanyol: Lionel Messi Harus Jadi Michael Jordan-nya Barcelona

Penyerang Barccelona, Lionel Messi, berebut bola dengan gelandang Real Madrid, Casemiro, pada laga lanjutan Liga Spanyol di Camp Nou Stadion, Sabtu (24/10/2020) malam WIB. Real Madrid menang 3-1 atas Barcelona.

Bedahbola.info, Barcelona – Satu di antara kandidat presiden Barcelona, Jordi Farre, tampaknya tidak akan membiarkan Lionel Messi pergi dari Camp Nou. Bahkan, menurutnya Messi harus menjadi Michael Jordan-nya Barcelona.

Menurut Farre, Lionel Messi harus ditawari “proyek seumur hidup” yang setara dengan kontrak Michael Jordan dengan Nike. Langkah itu harus dilakukan untuk memastikan La Pulga “berada dalam kehidupan institusional klub”.

Masa depan Lionel Messi di Barcelona masih menjadi tanda tanya meskipun musim ini memutuskan bertahan di Camp Nou. Messi sepertinya belum melupakan sepenuhnya niatannya pergi ke klub lain seperti yang diutarakannya pada musim panas 2020.

Dia dikabarkan tidak suka dengan berbagai kebijakan petinggi klub, sehingga berusaha memutus kontraknya yang tersisa setahun. Namun, niat itu diurungkan karena tidak ingin berseteru dengan Barca di jalur hukum. Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, akhirnya mundur pada Oktover. Farre menjadi salah satu calon pengganti, meskipun Victor Font disebut-sebut paling difavoritkan.

“Meragukan apa yang diberikan Messi kepada kami adalah rasa yang buruk. Messi harusnya ditawari proyeksi seumur hidup. Dan kami harus mengubah Messi menjadi Jordan-nya Barcelona. Kami akan bekerja untuk menawari Messi sebuah proyek di dalam institusi kehidupan klub,” kata Farre, seperti dilansir Guardian, Jumat (20/11/2020).

“Kami telah berbicara dengan Lionel Messi dan kami punya proposal. Masalahnya bukan hal ekonomi. Leo telah memiliki banyak uang. Ini kisah cinta. Saya yakin punya proyek yang akan meyakinkan Messi,” imbuh dia.

Messi merasa lelah

Megabintang timnas Argentina, Lionel Messi berbicara dengan pemain timnas Uruguay, Luis Suarez pada laga persahabatan di Stadion Bloomfield, Tel Aviv, Senin (18/11/2019). Messi dan Cavani bersitegang sehingga keduanya harus sampai dipisahkan rekan-rekannya.

Sebelumnya, Lionel Messi mendapatkan klaim sebagai penyebab terhambatnya perkembangan Antoine Griezmann di Camp Nou. Penyerang asal Argentina itu pun sempat memberikan respons terhadap klaim tersebut.

Sejak berlabuh di Camp Nou pada 2019, Griezmann hanya mampu mempersembahkan 17 gol buat Barcelona. Lebih sedikit ketimbang raihannya pada musim terakhirnya bersama Atletico Madrid. Paman Griezmann, Emmanuel Lopes, cukup prihatin dengan kiprah pemain asal Prancis itu. Bahkan sang paman menunjuk Lionel Messi sebagai penyebab penurunan performa yang dialami oleh keponakannya itu.

Lionel Messi baru saja kembali menuntaskan tugas bersama Timnas Argentina. Setiba di bandara, pemain berusia 33 tahun itu langsung diserbu awak media yang ingin mendengar responsnya secara langsung. Menurut laporan tersebut, Lionel Messi buru-buru kembali ke Spanyol untuk bertemu dengan petugas pajak setempat. Dalam keadaan lelah, ia memberikan respons singkat terhadap klaim itu.

“Saya lelah karena selalu menjadi masalah buat semua orang di klub. Saya tiba di sini setelah perjalanan 15 jam untuk bertemu dengan petugas pajak. Ini konyol,” tegas Messi. Setelah semua urusan selesai, Lionel Messi akan bergabung dengan rekan-rekan setimnya untuk menjalani persiapan jelang lanjutan La Liga. Pada akhir pekan nanti, Barcelona bakal berhadapan dengan Atletico Madrid.

Barcelona sangat membutuhkan kemenangan agar bisa memperbaiki posisi di klasemen sementara La Liga. Saat ini mereka menempati peringkat kedelapan dengan raihan 11 poin dari tujuh pertandingan.

Sumber: Guardian

Exit mobile version