Keluh Resah 2 Bintang Persib soal Pemotongan Gaji saat Shopee Liga 1 2020

Keluh Resah 2 Bintang Persib soal Pemotongan Gaji saat Shopee Liga 1 2020

Pemain Persib Bandung, Ardi Idrus, menyundul bola saat melawan Persipura Jayapura pada laga Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (18/5). Persib menang 3-0 atas Persipura.
Pemain Persib Bandung, Ardi Idrus, menyundul bola saat melawan Persipura Jayapura pada laga Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (18/5). Persib menang 3-0 atas Persipura.

Bedahbola.info, Jakarta – Sejumlah pemain Persib Bandung merespons aturan renegosiasi kontrak gaji pemain serta pelatih yang ditetapkan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Hal itu tertuang dalam surat keputusan PSSI bernomor SKEP/53/VI/2020.

Dalam surat yang ditandatangani Ketua Umum PSSI Mochamad Irawan, turut diatur soal nilai kontrak pemain dan pelatih. Khusus untuk Liga 1, gaji pemain dan pelatih bakal dipotong 50 persen. Bek Persib Ardi Idrus mengaku sudah membaca kabar ini di berbagai media nasional. Namun, dirinya berharap angka tersebut tidak sepenuhnya menjadi patokan.

“Kalau soal gaji kita sudah menunggu dan sudah ada surat dari PSSI, ya dipotong 50 persen. Itu kan keputusan dan kesepakatan dari PSSI ya,” ujar Ardi, Selasa (7/7/2020).

Ardi berharap agar klub membuka ruang negosiasi dengan pemain terkait nilai kontrak baru. Angka tersebut harus sama-sama disepakati sebelum diputuskan. Tetapi, seandainya nantinya Persib hanya mampu memberi 50 persen, Ardi menyebut dirinya tidak akan memaksa karena dia juga paham kondisi yang tengah dihadapi klub akibat pandemi Covid-19.

“Ya bagaimana kalau keputusannya kaya gitu. Kalau misalkan pertandingan tanpa penonton, kita mikirnya ke klub juga karena ada plus minusnya,” ujar Ardi.

Belum Mengerti

Ghozali Siregar
Ghozali Siregar

Gelandang Ghozali Siregar mengaku dirinya belum mengetahui secara pasti terkait kebijakan pemotongan gaji pemain sebesar 50-60 persen. Menurutnya, setiap pemain memiliki pemikiran berbeda terkait kebijakan tersebut.

“Nah saya gak tahu 50 persen ini dari mana, saya enggak tahu SK-nya dan pembahasan kaya bagaimana. Tiap pemain kan punya pemikiran beda-beda dari surat itu. Jadi belum jelas sama sekali,” ucap Ghozo, sapaan akrabnya.

Baca juga :  PSSI Akan Tanggung Biaya Tes Virus Corona saat Kompetisi Kembali Dimulai

Ikuti PSSI

Sebelumnya, Komisaris PT Persib Bermartabat, Umuh Muchtar memastikan manajemen klub mengikuti surat keputusan (SK) baru PSSI terkait aturan gaji pemain, pelatih, dan ofisial ketika Liga 1 2020 dilanjutkan kembali pada Oktober.

“Soal kejelasan gaji dan kontrak, semua sudah jelas dan semua menerima. Karena beberapa pemain, seperti Victor Igbonefo dan Supardi belum datang. Mereka hari ini yang datang akan menjelaskan semuanya,” kata Umuh usai mengikuti rapat pertemuan di Graha Persib.

Menurut Umuh, Persib akan mengikuti aturan yang ditetapkan PSSI. Ia menilai kebijakan ini merupakan solusi bagi semua peserta Liga 1.

“Kita dari manajemen sudah ambil keputusan sesuai dengan aturan dari PSSI. Apapun keputusannya, pemain menerima dan kalau dikatakan di antara klub yang paling beruntung Persib. Karena gajinya, penyesuaiannya juga diutamakan, dan tidak telat dibayarkan,” ucap Umuh.

Sumber asli: Liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!